ICW: Presiden Harus Bentuk Tim Independen

3 views
Novel Baswedan


MEDIA UKHUWAH — Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus membentuk tim independen untuk mengungkap serangan kepada penyidik ​​senior Komisi Pemberantasan Korupsi (Novel Baswedan), kata Indonesian Corruption Watch (ICW).

“Perlu adanya kekuatan politik yang kuat untuk mengungkap kasus tersebut, sebuah tim independen harus dibentuk,” kata seorang peneliti ICW Febri Hendri kepada Republika.co.id pada hari Jumat (30 Juni).

Febri mengatakan ada beberapa kendala dalam mengungkapkan kasus tersebut karena orang-orang yang terlibat memiliki kekuasaan dan wewenang yang besar. Novel pernah mengatakan kepada Time bahwa ada keterlibatan polisi secara umum dalam kasus tersebut. Oleh karena itu diperlukan tim independen untuk mengungkap kasus tersebut.

“Tidak bisa dipecah hanya oleh penyidik ​​biasa,” katanya.

Febri berpendapat bahwa penyelidikan seharusnya tidak memakan waktu lebih dari dua bulan. Polisi memiliki kemampuan untuk mendeteksi penyerang dengan kecerdasannya.

Menurut Febri, ini bukan kasus biasa. Novel adalah seorang pemimpin unit dari beberapa kasus korupsi yang ditangani oleh KPK. Dia juga menangani kasus besar. Dia berasumsi bahwa penyerang hanya pelaksana yang dikirim oleh aktor intelektual.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengumumkan tiga sketsa wajah penyerang. Hal itu dibuat dengan mempertimbangkan informasi saksi. Sketsa dapat dikonfirmasikan oleh saksi kunci untuk dibagikan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *