Bahasa Arab Terima Kasih Banyak

oleh
Bahasa Arab Terima Kasih Banyak
pixabay.com

Bahasa Arab Terima Kasih Banyak — Bahasa Arab Terima Kasih Banyak adalah Syukron Katsiraan dan berasal dari kata Syukron yang artinya terima kasih dan Katsiraan yang artinya banyak. Jadi gabungan kedua kata tersebut membentuk satu kalimat yaitu Syukron Katsiraan.

Kata Syukron berasal dari kata Syakaro yang artinya berterima kasih dan nadhom tersebut adalah Syakaro-Yaskuru-Syakron. Lafadz Syakaro adalah bentuk dari fiil madhi yang memiliki arti sudah berterima kasih atau pekerjaan yang telah selesai dilakukan atau bentuk masa lampau.

Lafadz Yaskuru yaitu bentuk fiil mudhorik yang artinya sedang berterima kasih atau pekerjaan yang sedang dilakukan atau sekarang. Sedangkan lafadz Syukron adalah bentuk masdar yang artinya terima kasih dan bentuk masdar yaitu bentuk kata ketiga yang tidak mengenal waktu.

Kata Syukron menggunakan awal huruf Syin atau Sy ( ش ) dan penggunaannya dalam bahasa Indonesia harus menggunakan kata Sy. Hal ini karena jika hanya menggunakan kata S saja dan menjadi kata Sukron, maka artinya akan berbeda karena Sukron artinya adalah mabuk.

Sedangkan lafadz Katsiraan adalah bentuk isim artinya banyak dan penggunaannya dalam bahasa Indonesia menggunakan huruf kedua Ts (ث ). Penggunaan huruf kedua ini tidak boleh keliru dan jika huruf kedua menggunakan S (س), maka berubah jadi “Kasaro” artinya pecahkan.

Selain itu, kita juga bisa menggunakan kalimat lain dengan lafadz Jaziilan yang artinya banyak untuk menggantikan lafadz Katsiraan. Jadi kalimatnya menjadi Syukron Jaziilan yang artinya juga terima kasih banyak sehingga kita bisa menggunakan Jaziilan selain lafadz kata Katsiraan.

Bahasa Arab terima kasih banyak memang ada beberapa bentuk kalimat, namun yang paling banyak digunakan adalah Syukron Katsiraan dan Jazakumullahu khairan. Kalimat Syukron Jaziilan memang tidak begitu banyak yang menggunakannya untuk mengucapkan terima kasih.

Hal ini karena penggunaan bahasa adalah sebuah kebiasaan yang kemudian menjadi kekayaan budaya dan bisa membentuk sebuah peradaban baru. Tentu saja kalimat yang mudah diucapkan oleh lidah saja yang akan digunakan sebagai bahasa populer seperti kalimat Syukron Katsiiran.

Sebenarnya masih banyak kalimat atau ucapan terima kasih lainnya yang berasal dari bahasa Arab dan tidak begitu populer. Salah satunya adalah kalimat Asykurukum yang artinya terima kasih kepada anda sebagai ungkapan ketika berbicara dengan satu orang saja atau secara pribadi.

Kalimat terima kasih lainnya adalah Syukron Li Musa ‘adatik yang artinya terima kasih atas pertolongan anda dan menjadi lebih detail. Ada juga kalimat terima kasih Asyukru Lak yang artinya terima kasih untukmu, namun tidak banyak orang yang mau menggunakan kalimat ini.

Rosulullah menganjurkan agar menggunakan kalimat Jazakumullah khairan Katsiiran untuk mengucapkan terima kasih kepada orang lain. Hal ini karena ucapan tersebut tidak hanya sekedar berterima kasih saja, namun juga mengandung kalimat doa kepada Allah kepada orang lain.

Perbedaan Penggunaan Kalimat Jazakallah Pada Pria dan Wanita

Ada beberapa jenis kalimat Jazakallahu khairan dan penggunaannya berbeda-beda kepada kaum pria ataupun wanita serta satu orang atau jamak. Perbedaan dalam pengucapan kalimat Jazakallah khairan tersebut agar lebih jelas dan juga menghindari salah paham kepada orang lain.

1. Jazakallah

Untuk pengucapan lafadz terima kasih kepada satu orang pria menggunakan kalimat Jazakallah Khairan Katsiiran artinya semoga Allah membalasmu banyak kebaikan.  Perbedaannya terdapat pada lafadz Jazakallah karena dalam bahasa Arab bahwa kata Ka artinya kepada satu orang pria.

2. Jazakillaha

Penggunaan kalimat bahasa Arab terima kasih banyak yang ditujukan kepada satu orang wanita menggunakan kalimat Jazakillaha Khairan Katsiran. Perbedaannya terdapat pada kalimat Jazakillaha pada kata Ki yang digunakan untuk kamu, yaitu hanya kepada satu orang perempuan.

3. Jazakumullahu

Sedangkan dalam penggunaan kalimat terima kasih kepada jamak laki-laki dan perempuan menggunakan kalimat Jazakumullahu Khairan Katsiiran. Perbedaannya terdapat pada kalimat Jazakumullahu dan menggunakan kata kum yang artinya kalian semua yaitu laki-laki dan wanita.

Penggunaan Jawaban Kalimat Terima Kasih

Untuk menjawab ucapan terima kasih, ada beberapa kalimat yang bisa digunakan dan kita bisa menggunakan salah satu saja. Yang membedakan pada kalimat jawaban tersebut adalah pada artinya saja dan semuanya mengandung kalimat doa agar bisa mendapatkan keberkahan bersama.

1. Amin Wa Iyyak

Kalimat jawaban Amin Wa Iyyak artinya adalah semoga juga demikian untukmu dan ditujukan kepada satu orang laki-laki. Sedangkan penggunaan kalimat jawaban untuk satu orang wanita bisa menggunakan kalimat Amin Wa Iyyaki atau menggunakan kalimat Amin Wa Iyyak saja.

2. Barokallah Fiik

Kalimat Barokallah Fiik artinya semoga Allah memberkahi untukmu dan lebih tepat digunakan kepada satu orang saja. Sedangkan penggunaan kalimat jawaban untuk orang banyak atau jamak menggunakan kalimat Barokallah Fiikum artinya semoga Allah memberkahi untuk kalian semua.

3. Afwan

Lafadz Afwan juga banyak digunakan untuk menjawab ucapan terima kasih, namun biasanya penggunaannya hanya untuk teman akrab saja. Hal ini karena Afwan artinya maaf, sehingga lafadz ini tidak cocok untuk digunakan sebagai jawaban terima kasih dan tidak mengandung doa.

Penggunaan Bahasa Arab Terima Kasih Banyak di Indonesia

1. Barakallah Fiikum

Kalimat bahasa Arab terima kasih banyak ini sudah biasa digunakan di Indonesia dan sepertinya sudah menjadi bahasa resmi. Hal ini bisa kita lihat pada waktu doa khotbah sholat jum’at maupun khotbah hari raya yang sudah biasa menggunakan kalimat Barakallah Fiikum.

Lafadz doa Barakallah Fii Umrik juga banyak digunakan dikalangan Muslim Indonesia ketika seseorang mengadakan acara milad atau ulang tahun. Tentu saja sebagai Muslim yang baik, acara ulang tahunnya diisi dengan doa daripada pesta atau mentraktir makan teman-temannya.

2. Jazakumullahu Khairan Katsiiran Wa Ahsanal Jaza

Penggunaan kalimat terima kasih Jazakumullahu Khairan Katsiiran Wa Ahsanal Jaza sudah biasa digunakan ketika acara pidato atau ceramah para ulama. Biasanya kalimat tersebut digunakan sebagai ucapan terima kasih kepada para hadirin sekaligus menjadi doa penutup ceramah.

Selain itu banyak juga buku-buku umat Muslim yang menggunakan kalimat Jazakumullahu Khairan Katsiiran Wa Ahsanal Jaza sebagai kalimat pembuka atau Mukaddimah. Tentu saja maksud menggunakan kalimat ini sebagai ucapan terima kasih sekaligus doa agar diridhoi Allah.

Hukum Menjawab Ucapan Terima Kasih dalam Islam

Sebenarnya tidak ada dalil yang menyatakan tentang hukum dalam menjawab ucapan terima kasih apakah wajib atau sunnah. Hal ini karena bersifat sebagai ibadah muamalah saja sehingga tidak begitu penting dalam syariat Islam untuk ditanyakan oleh para sahabat kepada Rosulullah.

Selain itu hanya sebatas hubungan moral sesama manusia karena setiap daerah pasti memiliki adat istiadat dan kebudayaan masing-masing. Sebagai Muslim, lebih baik menjawab ucapan bahasa Arab terima kasih banyak agar sama-sama bisa mendapatkan barokah dari Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *